29 Desember, 2008

SSG Yogjakarta

HOLIDAY CAMP
PUSKAT YOGJA - 28 -29 Desember 2008



Dengan rahmat Bhagawan Sri Sathya Sai Baba, “Holiday Camp 2008” telah dilaksanakan de ngan sukses. Pelaksana aktvitas ini adalah panitia ulang tahun Bhagawan ke-83 yang telah berhasil melaksanakan berbagai kegiatan sesuai dengan program yang telah disusun. Acara ini adalah program yang baru pertama kali diadakan, dan atas rahmat Bhagawan SSG Yogyakarta berhasil menjadi pelopor kegiatan semacam ini.

“Holiday Camp” ini dihadiri oleh Bro Perkas, (Korwil Jawa Tengah), Bpk. Ida Bagus Puja (Pembina SSG Jogja), Bpk Wayan Yasa dan Ibu Ni Made Sumarini selaku pembicara undangan dari Jakarta, peserta, beserta orang tuanya dan panitia. Holiday Cmp 2008 diadakan di PUSKAT selama 2 hari (28-29 Des),diikuti oleh 22 peserta. Yang lebih unik ialah Camp ini tidak hanya diikuti oleh anak-anak, tapi juga diikuti oleh para orang tua. Dua orang narasumber diundang dari Jakarta untuk memberikan ceramah bagi orang tua dan guru-guru PNK SSG Yogyakarta.

Camp ini telah dirancang dengan penuh ketelitian. Program-pragram yang dilaksanakan untuk anak-anak adalah kegiatan prakarya (kerajinan ta ngan), kegiatan percobaan sains, praktek cara makan yang baik, keterampilan sehari-hari (merapikan tempat tidur), outdoor games, menjemput tamu, nonton film edukasi, senam yoga, praktek memasak, dan penghijauan bersama keluarga. Selama acara peserta juga diajak berdoa pada waktu-waktu yang telah ditentukan.

Sebuah sesi ‘good parenting’ diadakan bersama orang tua dan undangan dengan dipandu narasumber pada malam hari minggu. Sesi ini bisa Konsumsi disediakan bersama-sama oleh orang tua peserta, Ibu Zuki dan Ibu Ida Bagus Pudja. Bisa dikatakan konsumsi sepanjang pelaksanaan Holiday Camp lebih dari cukup atas bantuan ikhlas dari para donatur.

Program untuk anak-anak dan orang tua berakhir dengan resmi setelah acara penutupan. Makan siang dijadikan acara perpisahan sebelum peserta dan orang tuanya kembali ke rumah masing-masing. Setelah berakhirnya acara bersama peserta dan orang tuanya, narasumber juga diminta untuk memberi ceramah bagi guru-guru PNK. Dalam acara tersebut guru-guru PNK diingatkan akan nilai-nilai yang harus mereka miliki untuk menjadi guru yang baik. Setelah diskusi itu, semua rangkaian acara Holiday Camp diakhiri dengan arathi.

By; Bro Guna Seelan - Mei 2009


17 Oktober, 2008

SD Sathya Sai

KUNJUNGAN DR. RAVINDRAM KE SD SATHYA SAI INDONESIA
17 Oktober 2008


Dr. Ravi tiba di SD Sathya Sai Indonesia di Denpasar pada tanggal 17 Oktober 2008, sekitar pukul 17.00 Wita. Beliau ditemani oleh Bapak Pritam dan Bro Denish, kemudian langsung mengadakan pertemuan / rapat dengan beberapa Pengurus SSGI, Pengurus Yayasan Sri Sathya Sai Bali, serta dengan Kepala SD dan beberapa guru SD Sathya Sai Indonesia di Denpasar membahas tentang pembentukan Institute Sathya Sai Indonesia di Jakarta. Rapat berlangsung sekitar pukul 20.00 Wita, kemudian dilanjutkan dengan makan malam.


Keesokan harinya tgl 18 Oktober 2008 Dr. Ravi kembali disambut di SD Sathya Sai Indonesia Denpasar oleh siswa-siswi TK Sai Prema Kumara dan SD Sathya Sai sekitar pukul 09.00 dengan lagu-lagu PNK. Kemudian dilanjutkan dengan rapat bertempat di Sai Center Tegehkuri Denpasar (di kantin), dengan beberapa Pengurus SSGI, Pengurus Yayasan Sri Sathya Sai Bali, serta guru TK dan SD, membicarakan tentang syarat-syarat sekolah Sathya Sai sesuai dengan aturan terbaru dari Puttaparthi. Rapat berlangsung sekitar pukul 12.30 Wita, dilanjutkan dengan makan siang. Selanjutnya Beliau kembali.

BRO. DR RAVI CHAIRMAN ZONE 4

-Yuli_





21 September, 2008

SSG DENPASAR & SSG GIAYAR (HUT 83)

SEMINAR PENDIDIKAN NILAI-NILAI KEMANUSIAAN
OLEH SIS. KARISHMA CS
21 September 2008



Hari minggu tanggal 21 September 2008, SSG Denpasar bekerjasama dengan SSG Giayar membikin suatu acara seminar bertajuk Pendidikan Nilai-Nilai Kemanusiaan & Ballvikas di Sai Center Tegeh Kuri Denpasar dengan mengundang pembicara dari Jakarta yang sudah lama berkecimpung di dunia Ballvikas dan tentunya sarat dengan pengalaman yaitu Sister Karishma Chandiramani, Sister Piya Kalwani dan Sister Deepa Chandiramani. Setelah pembukaan berupa sambutan oleh Ketua Umum SSGI Bpk. Nurcahya pada pukul 08.30 selanjutnya mereka menyampaikan ceramah/shering yang dimoderatori serta diterjemahkan oleh Bro.Wayan Sumantra sesi pertama diisi oleh Sister Karishma Chandiramani menyampaikan penjelasan hasil World Education Confereence tentang Pendidikan Nilai-nilai kemanusian dan Balvikas, dilanjutkan dengan Sister Piya Kalwani yang menyampaikan tentang tip dan trik mengajar ballvikas dan hal-hal yang berkaitan dengan ballvikas terutama dalam pelaksanaannya, kemudian sesi ke tiga diisi oleh Sister Deepa Chandiramani, Sister Deepa mensimulasikan tahap demi tahap bagaimana mengajar ballvikas yang mana semua peserta ceritanya menjadi anak-anak ballvikas, setelah itu acara dilanjutkan dengan diskusi terkait dengan pembahasan mereka semua. Seusai istirahat makan siang, acara dilanjutkan dengan workshop dimana peserta dibagi menjadi 10 kelompok, masaing-masing kelompok mendapat topik yang mereka harus disampaikan didepan seperti game, drama, bhajan, cerita dll. Habis workshop dilanjutkan dengan game PNK “Smile” yang dipandu oleh Sister Deepa, peserta dibagi menjadi dua grup , mereka begitu antusias dan bersemangat hingga akhirnya acara ini berakhir pada pukul 4 sore dengan penyerahan cenderamata oleh panitia kepada para pembicara.

Seminar ini adalah salah satu rangakaian acara memeriahkan HUT ke 83 Bhagawan Sri Sathya Sai Baba oleh SSG Denpasar yang diikuti sekitar 100 para guru dan pemerhati pendidikan se-Bali.

Peserta Menyimak Workshop
Tampil di depan
Permainan Berpose bersama

Video Acara Seminar ini

22 Agustus, 2008

SSG Pujungan & Denpasar

PASRAMAN KILAT PUJUNGAN
22 Agustus 2008


Kegiatan Pasraman Kilat (Shadana Camp) Pujungan untuk Ballvikas dilaksanakan selama tiga hari, mulai hari Jumat tanggal 22 Agustus 2008 sampai tanggal 24 Agustus 2008. Kegiatan Pasraman Kilat diikuti oleh 31 orang peserta (Balvikas Pujungan dan Balvikas Denpasar) yang terdiri dari 10 peserta pria dan 21 peserta wanita. Acara dibuka oleh Kornas Spiritual SSGI Bapak Gede Arsadana. dalam kegiatan pasraman ini diisi dengan beberapa kegiatan;

  • Hari pertama:
1. Pemberian materi meditasi yang dibawakan oleh kornas spiritual bapak Gede Arsa Dana dan team meditasi Denpasar. Yang menjelaskan pentingnya meditasi untuk peserta, pengucapan Omkara Untuk pembersihan tubuh dan alam sekitar.Selain itu peserta diajak untuk mempraktekkan langsung menggetarkan Omkara keseluruh tubuh, dan merasakan getaran energi Om ditangan, diisi juga dengan prane game untuk melatih keseimbangan otak, yoga surya namaskar, meditasi cahaya, dan peregangan. Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran akan jati diri.

2. Pembentukan kelompok yang dibagi menjadi 7 kelompok yaitu: kelompok Satya, kelompok Dharma, kelompok Prema, kelompok Shanti, kelompok Ahimsa, kelompok Sai Kulwant, kelompok Gangga.

3. Nonton tayangan Global Warming yang dibawakan oleh Permadi dalam tayangan ini menjelaskan penyebab Global Warming, akibat dan dampak Global Warming, Langkah-langkah antisipasi Global Warming, dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang menbahas kegiatan yang akan dilakukan masing-masing kelompok yang akan mereka lakukan keesokan harinya dan membuat aturan untuk masing-masing kelompok untuk mencegah Global Warming. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

4. Menonton film masa kanak-kanak Bhagawan Sri Satya Sai Baba. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi inspirasi sifat- sifat mulia dan kecintaan anak-anak pada Bhagawan Sri Satya Sai Baba.

  • Hari Kedua :
1. Pukul 05.00 wita diawali dengan Suprabatam, Chanting Mantra dan Meditasi cahaya.

2. Pukul 06.15 wita dilanjutkan dengan Yoga Asanas yang diisi oleh Bapak Pring Antara selama 1 jam peserta diajak melakukan gerakanYoga yang sangat penting untuk menjaga kesehatan, konsentrasi dan keseimbangan. Selanjutnya peserta mandi dan langsung sarapan pagi. Kegiatan yoga ini bertujuan untuk meningkatkan keseimbangan kesehatan jasmani dan rohani.

3. Pada pukul 09.00 wita acara diisi dengan materi Public Speaking dan workshop yang diisi oleh Permadi. Dalam kegiatan Public Speaking Peserta diajak untuk berani tampil dan berbicara didepan umum. Dan didalam workshop masing-masing kelompok harus membuat tugas sesuai dengan undian yang mereka dapatkan, selanjutnya mendiskusikan tugas tersebut selama 10 menit, kemudian diberi kesempatan untuk tampil didepan untuk memperagakan tugas yang telah mereka dapatkan dengan durasi waktu selama 7 menit. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan dan keberanian untuk bicara didepan umum.

4. Pukul 11.00 wita dilanjutkan dengan kegiatan Wedic Class yang diisi oleh Bapak Nyoman Sumantra, Joti, dan Narti. Peserta diajak untuk mencantingkan Mantra Saraswati dan Sloka Bhagawad gita.. Pukul 13.30 wita dilanjutkan dengan belajar menulis Sanskrit. Dalam kegiatan ini peserta diperkenalkan dasar-dasar huruf dan cara menulis huruf Sanskrit. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahamam spiritual dalam integrasinya dalam kehidupan sehari-hari

5. Pukul 15.00 wita Peserta mulai membagi tugas untuk merealisasikan kegiatan yang telah mereka sepakati pada kegiatan hari pertama untuk mencegah Global Warming. Kegiatan mereka antara lain membersihkan lingkungan sekitar center, memanfaatkan sampah untuk kerajinan, dan menanam ubi. Dilanjutkan dengan Break. Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak peduli dengan lingkungan.

6. Pukul 16.30 wita dilanjutkan dengan diskusi kelompok untuk membuat acara yang akan dipentaskan untuk menutup kegiatan Pasraman kilat dan masing-masing kelompok didampingi oleh satu orang panitia, masing-masing kelompok diberikan untuk latihan. Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan anak-anak membuat kreatifitas

Hari kedua (merupakan program silent day, para peserta diwajikan untuk silent (tidak berbicara) kecuali ada hal yang penting yang harus disampaikan pada panitia, pada saat diskusi kelompok (berhubungan dengan kegiatan kelompok).

  • Hari Ketiga:
1. Peserta melksanakan Suprabatam, Chanting Mantra, dan Meditasi Cahaya pukul 05.00 wita. Kemudian acara dilanjutkan dengan peregangan dan Yoga (Surya Namaskar) yang diisi oleh Sueda, kemudian dilanjutkan dengan sarapan pagi.

2. Pukul 08.20 ada kegiatan Out Bond, Dalam kegiatan ini para peserta harus melewati tiga post yaitu: post spiritual, post pendidikan dan pos seva. Di masing masing pos peserta wajib mencantingkan mantra yang sudah ditentukan (pos 1 mantra Ghanesa, pos 2 mantra Guru, pos 3 mantra Gayatri) dan yel-yel mereka. Di setiap pos mereka harus menyelesaikan soal-soal, mencari huruf, keyword dari huruf, game (balon berantai, spider waif). Pos terakhir peserta dan panitia wajib jalan diatas kolam dengan satu bambu. Para peserta sangat antusias. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kerjasama antara team, melatih kemampuan untuk memecahkan masalah yang dihadapi dan yang terpenting mereka bisa bahagia.

3. Pukul 13.30 wita Peserta kumpul kembali di aula dilanjutkan dengan pementasan kreatifitas yang mereka rancang (kelompok Satya mementaskan lagu dan puisi “Bunda Begitu Sempurna”, kelompok Dharma mementaskan lagu dan puisi “Bunda”, kelompok Prema mementaskan tarian Krishna, kelompok Shanti mementaskan drama yang berjudul “Sahabat Sejati”, kelompok Ahimsa mementaskan lagu bhajan, kelompok Sai Kulwant mementaskan kolaborasi Bhajan, kelompok Gangga mementaskan drama yang berjudul “Pembohong”. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreatifitas dan keberanian untuk tampil.

4. Kemudian pemberian kesan-kesan dari perwakilan Pujungan dan Denpasar. Dilanjutkan dengan pembagian kenang-kenangan untuk kelompok terbaik dan kelompok kreatif. Pesan-pesan dan harapan untuk para peserta disampaikan oleh ketua SSG Pujungan, sekaligus menutup kegiatan Pasraman kilat.

Kesan-kesan dari peserta
Mereka sangat senang dengan kegiatan seperti ini , mereka berharap agar kegiatan ini diadakan lagi, dan mereka bahkan mengusulkan agar waktu untuk kegiatan ini ditambah.

By; Kadek Yuli Antari


19 Juli, 2008

SSG Singaraja

SEVA ALAT-ALAT TULIS
(Sidatapa, Temukus dan Banyupoh 19 Juli 2008)


SSG Singaraja bekerjasama dengan SDG Temus dan SSG Denpasar telah melakukan seva berupa penyaluran alat-alat tulis pada siswa PNK di Desa Sidatapa, Temukus dan Banyupoh, masing-masing anak mendapat satu paket berupa; buku tulis 3 buah, pensil 1 buah, dan pengapus 1 buah. Adapun SSG Denpasar telah memberikan sejumlah 50 paket alat tulis. Untuk anak-anak di Desa Sidatapa yang mendapat paket alat tulis ini sejumlah 40 anak. Di Desa Temukus sebanyak 37 anak PNK yang masih SD, dan di Desa Banyupoh sebanyak 15 anak. Sisa paket disalurkan kepada anak-anak yang kurang mampu di Banjar Bakung Singaraja. Program pembagian alat tulis ini akan kami jadikan program tahunan, dengan harapan semakin banyak diantara kita bisa berkesempatan seva dan lebih banyak anak yang terbantu dan tidak terbatas pada tiga tempat diatas saja yang terbantu namun bisa meluas ke daerah-daerah lain.

Nengah Suteja (Ketua SSG Singaraja)

15 Juli, 2008

SSG Medan

PEMBAGIAN PERLENGKAPAN SEKOLAH DI TAMAN GETSEMANE
15 Juni 2008


Untuk memasuki tahun ajaran baru 2008 -2009, sebanyak 74 anak-anak panti asuhan Taman Getsemane kasih . Jl Kawat III Tj Mulia diberi semangat untuk giat belajar dan diberikan perlengkapan sekolah oleh SSG Medan yang meliputi : Sergam Sekolah : celana/rok, baju, topi, dasi, tas ,sepatu dan kaos Kaki dan Seteleh Pembagian Seragam, anak anak dan devotee makan siang bersama dengan menu yang telah disiapkan


31 Mei, 2008

Denpasar - Seminar Membaca

SEMINAR THE JOY OF READING / BORN TO BE GENIUS
(KESENANGAN MEMBACA / LAHIR MENJADI CERDAS)
Denpasar, 31 Mei 2008


Yayasan Sri Sathya Sai Bali bekerja sama dengan PT Tigaraksa Optima Perkasa mengadakan seminar dengan topik The Joy of Reading/ Born to be Genius, bertempat di Gedung Prashanti Widhya Sabha Sai Center Tegehkuri Denpasar pada hari Sabtu, tanggal 31 Mei 2008.

Acara diawali dengan doa, pukul. 09.00 Wita, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, yang pertama dari Ketua Panitia Pelaksana yaitu Bapak Drs. Dewa Nyoman Dana. Berikutnya adalah sambutan dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Denpasar Utara yang diwakili Korwas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Denpasar Utara.


Sekitar pukulk. 09.30 Wita memasuki acara inti, materi seminar disampaikan oleh Bapak Jerry dari PT Tigaraksa Optima Perkasa. Sekitar 150-an peserta yang terdiri dari orang tua siswa TK Sai Prema Kumara, orang tua siswa SD Sathya Sai Indonesia di Denpasar, guru-guru TK dan SD, serta guru-guru PNK dan Balvikas SSG Denpasar mengikuti acara seminar ini dengan sangat antusias. Bapak Jerry mengawali materinya dengan permainan yang menarik, dan yang berani melakukan permainan tersebut diberikan hadiah berupa CD belajar Bahasa Inggris. Dalam menyampaikan materinya, antara lain Bapak Jerry ingin menggugah orang tua siswa, agar dapat menjadikan anak-anak mereka gemar membaca, karena dari membaca kita akan dapat menjadikan anak-anak kita menjadi cerdas dan menjadi anak baik. Tentu saja anak-anak diarahkan untuk membaca buku-buku yang bermanfaat, yang sesuai dengan tingkat usia mereka masing-masing.


Seminar yang sangat menarik tersebut berakhir sekitar pk. 11.30 Wita dan orang tua siswa TK dan SD mengharapkan agar seminar seperti ini dilaksanakan kembali pada masa yang akan datang.

Report:Sis Yuli, Foto; Bro Vika


23 Mei, 2008

Denpasar - Peletakan Batu SD

PELETAKAN BATU PERTAMA PERLUASAN GEDUNG SD SATHYA SAI INDONESIA DAN PEMBANGUNAN SARANA DAN PRSARANA SD SATHYA SAI
Denpasar, 23 Mei 2008


Peletakan batu pertama perluasan Gedung SD Sathya Sai Indonesia di Denpasar serta pembangunan sarana dan prasarana SD Sathya Sai, dilaksanakan pada hari Jumat, 23 Mei 2008, dihadiri oleh Ketua Yayasan Sri Sathya Sai Bali beserta pengurus, guru-guru TK dan SD Sathya Sai, serta siswa TK dan SD Sathya Sai. Acara diawali dengan upacara Agnihotra pada pukul. 08.00 Wita, persembahyangan bersama, serta nagarsankirtan lalu dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai simbolisasi dimulainya pembangunan tahap kedua ini, sebagai informasi bahwa pembagunan sekolah di tahap I telah berlangsung lebih kurang satu setengah tahun yang lalu dan kini bangunan atau gedung pertama ini telah digunakan proses belajar mengajar untuk siswa angkatan pertama Sekolah Dasar. pembangunan kedua ini juga dimagsudkan untuk menyongsong tahun ajaran selanjutnya. Disamping gedung sekolah, nanti juga dibangun mes untuk para guru yang telah mengabdi di SD ini serta prasarana lainnya. Semoga dengan rahmat Sad Guru kita pembagunan ini berlangsung dengan lancar sehingga visi dan misi dari Sekolah Sathya Sai khususnya di SD Sathya Sai Indonesia dapat tercapai.

Lihat Juga : SD Sathya Sai Idonesia

Report : Yuli, Foto; Vika

Lahan disebelah Gedung I Upacara Agni Hotra Batu Yang Diletakan
Diletakan Oleh Ketua YSSBB Pengurus Membahas Denah Menatap Masa Depan Sekolah




25 April, 2008

Jakarta - PWNEC

Liputan

PRE-WORLD NATIONAL EDUCATION CONFERENCE

Sai Center Pasar Baru Jakarta Pusat, Sabtu 26 April 2008


Pre-World National World Conference telah berlangsung di Jakarta tepatnya di lantai II (meeting room) Sai Center Pasar Baru, Jakarta Pusat pada hari sabtu, 26 April 2008, diawali dengan kedatangan para peserta yang terdiri dari para guru, pemerhati pendidikan, pengurus SSGI, pengurus YSSSBI (Yayasan Sri Sathya Sai Baba Indonesia) dan dari pengurus YPSSI (Yayasan Pendidikan Sathya Sai Indonesia) yang total keseluruhan peserta berjumlah 37 orang.


Pukul 09.30 Wib acara dibuka dengan sambutan dan arahan dari Ketua SSGI Bpk. Nurcahya dan dari beberapa dewan penasehat SSGI terkait dengan acara ini. Setelah pembukaan acara conference dimulai dengan penyampaian Prinsip Spiritual Pendidikan Sathya Sai oleh Bro. Dr Anuraga dirangkai dengan penyampaian perjalanan Pendidikan Sathya Sai di Indonesia, penerapan Pendidikan Santhya Sai (Educare, PNKSS, Sai Spiritual Education serta Bal vikas) dan tentang Sekolah Sathya Sai yang dibawakan oleh Kornas Pendidikan SSGI yaitu Bro. Mantra. Apa yang disampaikan Bro. Mantra ditanggapi dengan hangat dan antusias oleh para peserta sehingga muncul banyak pertanyaan yang diajukan namun ternyata jam sudah menunjukan istirahat makan siang. Setelah break sekitar 30 menit acara kembali dilanjutkan yang kembali dibawakan oleh Bro Mantra, beliau tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh peserta tadi, namun Bro Mantra langsung menuju ke topik selanjutnya yaitu tentang guideline (framework) berkenaan dengan Sekolah / Institute Sathya Sai Education (ISSE) karena dalam Framework ini sebagian pertanyaan yang diajukan terjawab walaupun memeang ada beberapa pertanyaan dari peserta yang belum terselesaikan oleh forum. Pertanyaan yang tidak bisa diselaikan seperti tentang pendanaan, pengelolaan, ataupun tentang kondisi hukum di Indonesia inilah yang nantinya disampaikan pada saat World Education Conference di Puttaparthi menjelang Guru Purnima 21 Juli 2008 mendatang. Pembahasan berkenaan dengan topik (ISSE) berlangsung hingga pukul 4 sore. Seusai tea break acara kembali dilanjutkan yang masih berkenaan dengan pendidikan namun topik yang dibahas kali ini adalah pendidikan yang bersifat internal Sai Bhakta yaitu Sai Bal vikas.


Sister Kharisma selaku ketua guru bal vikas di SSG Jakarta menyampaikan persentasinya berkenaan dengan bal vikas ini mulai dari struktur dan fungsi, kebijakan, silabus, pengembangan hingga standarisasi program taraining guru bal vikas. Apa yang disampaikan oleh Sister Kharisma banyak mendapat pertanyaan dan masukan dari peserta tentunya yang sifatnya membangun. Acara berikutnya adalah penyampaian Standarisasi, Inspeksi dan Akreditasi Sekolah Sathya Sai yang dibawakan oleh Bro. Anuraga ditemani oleh Bro. Mantra dan sebagai agenda terakhir adalah penyampaian kesimpulan dan tentang bagaimana sinerginya Pendidikan Sathya Sai dengan Organisasi Sathya Sai yang disamapaikan oleh Bpk. Nucahya sekaligus menutup Pre-World National World Conference ini yang berlangsung hingga pukul 19.30 Wib.

Foto Kegiatan Pre-World National Education Conference

Masukan dari Bro.Danesh Audience Masukan dari. Pak Pritam
Audience Presentasi dari Bro.Mantra Presentasi dari Sis. Kharisma
Presentasi Bal Vikas Presentasi oleh Pak Anuraga Bersantap bersama

Video Pre-WNEC